Sampang, taberita – KH Muhammad Itqon Bushiri terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sampang pada perhelatan Konferensi Cabang (Konfercab), Ahad (5/8). Kiai dari Kajuk Sampang tersebut akan mendampingi KH Syafiuddin Abd. Wahid sebagai Rais PCNU Sampang masa khidmat lima tahun mendatang.

Sebagai nakhoda baru, Kiai Itqon langsung menegaskan komitmennya untuk terus berkhidmat kepada NU dan para kiai. “Saya akan berkhidmat kepada NU dan para Kiai,” katanya, Senin (6/8).

Alumni PP. Darul Rahman, Jakarta tersebut juga mengungkapkan cita-citanya mewujudkan kepemimpinan NU Sampang yang berpusat kepada Kiai sepuh di jajaran Syuriyah. Menurutnya, sekecil apapun keputusan yang akan dilakukan, akan ia musyawarahkan kepada Rois Syuriyah.

“Kita ingin menempatkan posisi Kiai (Syuriyah) pada tempat yang strategis,” ucapnya.

Pada Konfercab NU Sampang yang berlangsung di Pondok Pesantren Darul Ulum, Gersempal, Omben, Sampang, (5/8), Kiai Itqon dipilih secara aklamasi setelah dua kandidat lainnya, yakni KH Muhaimin Abd. Bari dan KH Luay Imam menyatakan tidak bersedia.

Ketua Tanfidziyah dipilih melalui usulan dari Majelis Wakil Cabang (MWC NU). Dari beberapa nama Kiai, tercatat tiga Kiai yang mendapatkan dukungan terbanyak. Ketiganya adalah, KH. Muhammad Itqon Bushiri dengan 14 suara, KH. Luay Imam 9 suara dan KH. Muhaimin Abd. Bari 7 suara.

Baca Juga :

Keinginan besar ketua Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Pondok Pesantren Assirojiyyah, Kajuk Sampang ini pada kepengurusan NU lima tahun mendatang akan membawa Nahdliyin Sampang lebih semangat berkhidmat di jam’iyah NU. Juga berupaya lebih menyemarakkan tradisi NU, seperti tahlil, shalawatan dan manakib. “Semua banom dan lembaga akan lebih semangat berkhidmat ke NU,” katanya.

Hal lain yang juga menjadi garapan serius nantinya adalah memberikan pendidikan kader penggerak NU kepada pengurus di tingkat cabang maupun ranting hingga pesantren. Saat ini pendidikan kader penggerak NU telah menghasilkan delapan angkatan.

“Mudah-mudahan selama 5 tahun ke depan semua pengurus mulai dari cabang sampai ranting telah mengikuti pendidikan kader penggerak NU,” ungkapnya.

Di akhir pembicaraan, Kiai Itqon berharap ke depan NU Sampang mampu menggerakkan antara kekuatan jama’ah (kultur) dan jam’iyah (struktur) yang ada. “menjelang satu abad NU, saya harap NU Sampang secara jama’ah maupun jam’iyah semakin kuat,” pungkasnya. (AW)

Berikan Komentar
0/5 (0 Reviews)
No more articles