Connect with us

Berita

Dongkol Gegara Saluran Air Dicuri Pelaksana Proyek, Anggota DPRD Wadul Polres Sampang

Published

on

Kumala Puspita Hadi (30), salah seorang pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Sampang

SAMPANG, Taberita.com – Kumala Puspita Hadi (30), salah seorang pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Sampang terpaksa mengadukan pelaksana proyek pelebaran jalan provinsi ruas Sampang Ketapang harus berurusan dengan pihak Kepolisian Resor (Polres) setempat. Senin (23/08/21).

Aduan tersebut dilayangkan karena dongkol atas perbuatan pelaksana proyek yang tertangkap basah mencuri dan merusak saluran air miliknya di Gudang logistik Jalan Raya Pangilen, Desa Pangilen, Kecamatan Sampang.

Advertisement

Srikandi yang aktif dikursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang tersebut mengaku terpaksa mengadukan ke pihak berwajib dikarenakan tidak ada iktikad baik selama beberapa bulan menggunakan air miliknya, bahkan tegoran secara lisan sebelumnya, tapi tidak diindahkan.

“Inikan jelas merugikan saya, pelaksananya untung laaaah saya yang buntung,” katanya dengab nada dongkol.

Dijelaskan perempuan pecinta Kerapan Sapi itu, atas perbuatan pelaksana proyek pelebaran, pihaknya merugi selama empat bulan terakhir, bahkan meski gudang logistik miliknya tidak beroperasi, terjadi pembengkakan pembayaran hingga puluhan juta.

Advertisement

“Normalnya satu tahun 1 juta saat tidak beroperasi, tapi saat ini setiap bulan saya harus merogoh kantong sekitar 5 juta perbulan, dan ini berlangsung empat bulan,” kesalnya.

Sementara itu, Kapolres Sampang melalui Kasatreskrim Polres Sampang AKP Sudaryanto membenarkan adanya aduan pencurian atau pengrusakan saluran air milik pengadu yang diduga dilakukan oleh pelaksana proyek pelebaran jalan provinsi tersebut.

“Memang benar ada aduan soal pencurian atau pengrusakan saluran air milik pengadu, saat ini kami sedang mendalaminya,” singkatnya melalui jaringan selluler pribadinya. (Redaksi)

Advertisement

0/5 (0 Reviews)