Berita

Hampir Setahun, Polres Bangkalan Klaim Kasulitan Ungkap Kasus Penembakan di Kecamatan Galis

Ilustrasi Penembakan Galis
Ilistrasi penembakaan

BANGKALAN – Pengungkapan kasus penembakan di arena sabung Ayam di Desa Lantek Barat, Kecamatan Galis, yang terjadi pada 12 Oktober 2022 silam masih buram.

Pasalnya kasus penembakan yang menewaskan pria M (50) asal Desa Dabung, Kecamatan Geger itu hingga saat ini belum terungkap.

Polres Bangkalan berdalih kesulitan untuk mengungkap kasus penembakan tersebut padahal peristiwa penembakan itu terjadi ditempat umum dan terjadi pada saat berlangsung sabung ayam.

Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Heru Cahyo Saputro mengatakan, kasus penempakan di Kecamatan Galis masih dalam penyidikan, pihaknya mengaku sulit mengindikasi terduga pelaku penembakan.

“Kasus itu masih dalam penyidikan, untuk mengetahui siapa pelaku yang bertanggungjawab atas penembakan di tempat sabung ayam itu,” katanya.

Polres mengaku telah memanggil 29 saksi untuk dimintai keterangan, tetapi saksi yang dipanggil belum mampu menyebutkan atau mengetahui pasti pelaku.

“Keterangan saksi belum kuat, sehingga kami masih terus mendalami dan mencari saksi lain,” paparnya.

Anak korban penembakan Faizah mengatakan, bahwa dirinya kecewa kasus penembakan yang dialami ayahnya belum bisa terungkap oleh Polres Bangkalan, padahal, dirinya sudah mengadu ke Polda Jatim, bahkan hingga Kompolnas.

“Sejak ditinggal almarhum ayah, saya hampir putus kuliah, tapi saya lebih kecewa, kasus yang terjadi ditengah keramaian masyarakat itu tidak kunjung diungkap,” ulasnya, Jumat, (01/12/2023).

Faizah berharap polres Bangkalan segera menemukan pelaku penembakan yang menewaskan ayahnya, Faizah berharap polisi benar-benar mencari pelakunya dan ditangkap.

“Saya hanya berharap kasus ini segera diungkap, Polres tidak boleh masuk angin,” pungkasnya. (ang)

Exit mobile version