Pagelaran Musik Carangcang HUT ke-19 Jawa Pos Radar Madura

Pagelaran malam puncak HUT ke-19 JPRM di Tabun Culture Art, Desa Aeng Panas, Kecamatan Pragaan, Sumenep Sabtu malam (28/7/7) masih menjadi buah bibir.

Selain kaena dirayakan tidak di pusat kota, pentas yang disuguhkan dengan tema carangcang mampu menggugah penonton yang hadir.

Bahkan Bupati Sumenep A. Busyro Karim memberi apresiasi tersendiri untuk pentas tersebut. Carangcang merupakan suatu pertunjukan musik dengan menjadikan bambu sebagai inspirasi. Diantaranya alat musik seruling, kentrung, yang dipadukan dengan alat musik lainnya seperti gitar gambus, rebana, bass, dan alat musik lainnya.

Carangcang disusun dari kata carang (bahasa Madura, ranting bambu) dan rancang. Menjadikannya spirit rancangan pertunjukan atau bahkan bagian penting dari bentuk, garis, motif serta tata letak perpaduan seni instalasi yang multi berbahan bambu sebagai inti ide.

Dimana suguhan tersebut menyertakan beberapa unsur-unsur kreasi dari idiom carang bambu itu sendiri. Antara lain pertunjukan musik, seni instalasi, gerak dan tari, pameran batik, pameran foto, peragaan busana, kuliner dan lainnya. Videografer: Akademi Komunitas Negeri Sumenep (AKNS)

Berikan Komentar

Vote Artikel Ini

0 0