Berita

Gelar Diesnatalis Ke-6, Poltera Serius Tingkatkan IPM Madura

Img 20181113 Wa0015
IMG 20181113 WA0015

SAMPANG – Rapat senat terbuka dalam rangka Diesnatalis ke-6 digelar oleh Politeknik Negeri Madura (Poltera). Tema yang diangkat adalah meningkatkan Indeks Prestasi Manusia(IPM) Madura untuk pembangunan maritim di Jawa Timur.

Direktur Poltera Dr. Arman Jaya,S.T.M.T mengatakan, topik yang diangkat pada Diesnatalis yang ke-6 Poltera tidak jauh berbeda dengan sebelumnya. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan upaya penguatan atas keseriusan Poltera meningkatkan IPM Madura khususnya Kabupaten Sampang.

“Pada diesnatalis keenam ini, komitmen kami untuk meningkatkan IPM Madura khususnya kabupaten sampang agar lebih baik lagi tidak pernah surut,” katanya, Selasa (13/11).

Untuk mencapai itu, kata Arman, pihaknya harus menyelaraskan programnya dengan program pemerintah, terutama pemkab sampang.

Selama ini lanjut dia, poltera telah mengembangkan teknologi yang berhubungan dengan bagaimana meningkatkan pola hidup dan pola ekonomi masyarakat. Yaitu membuat tim untuk pengembangan inovasi di sampang.

“Salah satunya adalah mesin tanam padi yang sederhana, menggabungkan teknologi mesin dan orang, itu efektif untuk penanaman lahan kecil dan biayanya murah,” jelasnya.

Dengan cara itu, pihaknya optimis poltera bisa berkontribusi lebih besar lagi untuk kemajuan Madura. “Makanya, dukungan dari masyarakat, pemerintah dan seluruh elemen sangat penting. Sehingga, yang dipikirkan oleh poltera sesuai yang diinginkan oleh masyarakat,” lanjutnya.

Pihaknya juga meminta gubernur terpilih supaya tidak meninggalkan madura. Selain itu juga meminta arahan dan masukan untuk pengembangan teknologi di wilayah Madura kedepan. “Ibu Gubernur terpilih, Madura jangan ditinggalkan,” pintanya.

Menanggapi hal itu, Gubernur Jawa Timur terpilih Dra. Khofifah Indar Prawansa,M.Si mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh poltera dalam acara diesnatalis ke-6 tersebut.

Sebagai salah satu rumah pengembangan digital skill, Khofifah berujar, sangat penting untuk lebih sering mendatangkan dosen tamu.

Dia mengatakan, poltera secara kesuluruhan adalah lembaga pendidikan yang dibutuhkan oleh Negara berkembang. Karena, digital skill sangat dibutuhkan dan harus disiapkan untuk masuk pada era Industri 4.0.

“Digital skill dan technical skill harus dikuatkan, poltera ini salah satu rumahnya, harus lebih sering update,” katanya.

Keberadaan poltera kata Khofifah, untuk mewujudkan tercapainya industri 4.0. karena di poltera ada industri perkapalan, industri berat dan industri strategis.

“Selamat diesnatalis yang keenam untuk politeknik negeri madura, semoga terus jaya dan mampu mewujudkan peningkatan IPM di kabupaten sampang, Madura secara umum,” ucapnya.(Aw)

Exit mobile version