Berita

Kapolres Bangkalan: Jangan Percaya Rayuan Calo Tes Masuk Polisi

Kapolres Bangkalan
Menjadi polisi memang baik, tapi lebih baik gak pake nyogok gaess.. (Gambar: Kompasiana.com)

BANGKALAN – Gaess.. buat kalian yang pengen jadi polisi, belajar yang rajin dan olahraga. Supaya bisa masuk tes seleksi dan lolos jadi polisi beneran. Dan perhatikan pesan Kapolres Bangkalan ini.

AKBP Boby Paludin Tambunan mengingatkan supaya kalian dan orang tua kalian jangan sampe percaya rayuan calo. Soalnya, pas waktu-waktu penerimaan calon polisi gini biasanya calo berkeliaran. Mereka dengan janji manisnya akan menawarkan jasa untuk meloloskan kalian dari tes masuk polisi.

Penawaran jasa itu tentu gak gratisan gaess. Calo-calo itu dengan kata-kata manisnya juga akan meminta uang untuk pelicin. Supaya kalian bisa lolos ujian masuk. Jumlahnya kadang-kadang gak masuk akal. Pernah tersiar kabar sampe setengah miliar loh.

Kalo bisa bayar di belakang mah enak. Tapi namanya calo pasti akan minta pembayaran itu di depan. Dan kalo udah telanjur bayar, terus ternyata gak diterima ato lolos tes gimana? Ya hilang gaess. Namanya juga venivuan.

“Saya harap kepada orqng tua jangan mudah terkena bujuk rayu oleh para calo yang mengiming – imingi bisa meloloskan putra -putrinya menjadi anggota Polri . Asal ada imbalan sejumlah uang,” kata Kapolres Bangkalan, di acara Sidang Kelulusan Pemeriksaan Administrasi Awal dan Penandatanganan Fakta Integritas Penerimaan Anggota Polri Secara Terpadu TA 2019 Panbanrim Bangkalan di aula MAN Bangkalan Minggu, 31 Maret 2019.

Kapolres Bangkalan menegaskan tim seleksi penerimaan anggota Polri akan bekerja clean,  akuntable dan profesional. Dan yang penting, gak bisa dipengaruhi oleh siapapun terkait kelulusan.

Nah di Bangkalan sendiri sekarang sudah 103 pendaftar yang lolos seleksi administrasi awal. Di antaranya, peserta tes seleksi Akpol sebanyak 16 orang, Bintara 82 orang dan Tamtama 5 orang.

“Saya berharap nantinya semua peserta lolos seleksi ketahap – tahap berikutnya. Yang penting tetap semangat,” tutur mantan Kasubdit III Jatanras Polda Jatim tersebut. (dee)

Source: kanalindonesia.com

Exit mobile version