Berita

Karena Ini, Warga Bangkalan Banyak yang Merantau ke Luar Negeri

Img 20181107 Wa0004
IMG 20181107 WA0004

BANGKALAN – Ketersediaan lapangan kerja di Bangkalan terbatas. Buktinya banyak ratusan lulusan SMP hingga Sarjana menganggur. Mereka setiap hari mencari lowongan pekerjaan. Bahkan mereka melobi dan mendatangi Kantor Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dispernaker) untuk mendapatkan pekerjaan.

Berdasarkan data Dispernaker Bangkalan, pencari kerja lokal atau dalam negeri hingga September kemarin tercatat sebanyak 536 orang. Masing-masing terdiri dari 286 laki-laki dan 250 perempuan.

Dari jumlah itu, yang berhasil mendapatkan pekerjaan hanya sebanyak 131 orang. Selain itu ada 43 laki-laki dan 30 perempuan yang berhasil berangkat ke luar negeri sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

Persoalan lapangan kerja menjadi salah satu pekerjaan rumah bagi Pemkab Bangkalan di bawah nahkoda Bupati R. Abdul Latif Amin Imron.

Ketua Komisi B DPRD Bangkalan Asis memberikan perhatian terhadap masalah tersebut. Dia berjanji akan mendorong semua pihak agar pertumbuhan ekonomi di Bangkalan semakin besar yang akan berimbas pada peluang kerja.

“Terutama pihak eksekutif yakni melalui Dinas Industri dan Ketenagakerjaan,” kata Politisi Demokrat itu, Rabu (7/11).

Dari itu, dia meminta Pemkab Bangkalan untuk meningkatkan investasi agar industri dan pertumbuhan ekonomi tumbuh secara subur.

“Jika pertumbuhan investasi besar maka akan berdampak pada lapangan pekerjaan bagi masyarakat Bangkalan,” lanjutnya.

Sayangnya, saat ditanya soal data warga Bangkalan yang merantau ke luar negeri seperti Malaysia dan Arab Saudi, politisi demokrat itu enggan berkomentar. “Itu datanya ada di dinas teknis,” singkat Asis. (Tia)

Exit mobile version