BeritaEkonomi

Warga Bangkalan Padati Pasar Kaget, Ketupat Jadi Incaran Utama

Antusias Warga Bangkalan Meramaikan Pasar Kaget Di Alun-Alun Bangkalan
Antusias warga Bangkalan meramaikan pasar kaget di alun-alun Bangkalan

BANGKALAN – Tellasen Topak sebutan nama yang sudah familiar seakan menjadi tradisi baru setelah hari ketujuh lebaran idul fitriu 1444 hijriah. Warga Bangkalan merayakan tellasan topak lebih antusias dan meriah daripada lebaran Hari Raya Idul Fitri.

Kebiasaan merayakan tellasan ketupat tidak jauh berbeda dengan merayakan Hari Raya Idul Fitri. Bersilaturahmi antar tetangga dan sanak famili adalah tanda merayakan Hari Raya Tellasan Ketupat.

Tak hanya itu, yang lebih menarik lagi di sepanjang Jalan Ahmad Yani kota Bangkalan seketika menjadi tempat keramaian mendadak. Banyak orang menyebut tempat itu pasar kaget Hari Raya Ketupat lantaran digelar secara dadakan.

Sejumlah warga membuka lapak jualan ketupat di seputaran jalan ahmad yani utaranya Alun-Alun Bangkalan. Sedikitnya ada penjual yang menyajikan ketupat lodeh siap saji. Adapula yang menjual ketupatnya saja alias bisa dibungkus.

Pantauan Taberita, sekira pukul 05.00 WIB ratusan warga Bangkalan yang datang dari berbagai arah lumayan memadati pasar kaget tersebut. Tidak beda dengan juru parkir juga bermunculan untuk mengais rejeki dadakan di Hari Raya Ketupat ini.

Menurut salah satu pedagang, Hotijah (47) warga Kampung Sattuan Kelurahan Pejagan Kecamatan Kota Bangkalan, Pasar kaget ini hanya menjajakan menu khusus untuk merayakan Hari Raya Ketupat (bahasa Maduranya: telasan topa’, red).

“Rata-rata yang dijual para pedagang di pasar kaget ini berupa ketupat, lontong, telur asin dan sayur lodeh. Sedangkan menu andalan berupa sate sapi dan topa’ ladeh yang merupakan makanan tradisional masyarakat Bangkalan dikenal hingga diluar Madura,” terang Hotijah, Sabtu, (29/4/2023).

Sementara itu beberapa pengunjung pasar kaget telasan topa’, Sutrisno (60) warga Kelurahan Demangan kota Bangkalan menyambut gembira pasar kaget telasan topa’ yang cukup ramai tersebut. Karena sangat membantu masyarakat yang tidak sempat memasak akibat kesibukan masing – masing.

“Saya berharap pasar kaget telasan topa’ ini, bisa dipertahankan karena sangat membantu masyarakat yang tidak sempat masak. Didalam menyiapkan sarapan pagi dan menu lebaran ketupat untuk para tamu yang bersilaturahmi kerumah,” pungkasnya. (sam)

Exit mobile version