tutup
ght="300">
Berita

Cerita PKL Masuk Pendopo Sampang, Jualan Habis Diborong Saat Acara Agustusan

×

Cerita PKL Masuk Pendopo Sampang, Jualan Habis Diborong Saat Acara Agustusan

Sebarkan artikel ini
Bupati Sampang H. Slamet Junaidi Saat Memilih Makanan Di Salah Satu Pkl Yang Telah Diborong.
Bupati Sampang H. Slamet Junaidi saat memilih makanan di salah satu PKL yang telah diborong.

SAMPANG – Kejadian menarik terjadi saat Malam Resepsi Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 78 di Pendopo Sampang, Kamis (17/8/2023).

Saat sore hari setelah upacara penurunan bendera, sebanyak 15 Pedagang Kaki Lima (PKL) lengkap dengan rombongnya yang biasa berjualan di berbagai tempat masuk ke Pendopo Trunojoyo.

Mereka bersiap menyajikan dagangannya kepada seluruh tamu undangan malam resepsi hari kemerdekaan termasuk kepada Bupati dan Wakil Bupati Sampang.

Para PKL yang datang ke Pendopo Sampang terdiri dari berbagai macam jualan seperti pedagang Bakso, Sate, Tahu Campur, Nasi Goreng dan Jus Buah.

Masing-masing PKL mengaku membawa 100 porsi yang akan disajikan kepada tamu undangan malam resepsi peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia.

Anis (40) salah satu penjual bakso yang biasa berjualan di RSMZ Sampang mengaku senang karena dagangannya bisa diboyong oleh Bupati Sampang.

Terlebih, dagangannya menjadi sajian kepada para tamu-tamu penting saat gelaran malam resepsi peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 78.

“Kami bersama pedagang yang lain sangat senang seperti ini, artinya Pak Bupati sangat peduli dan memberdayakan PKL,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi membenarkan bahwa para PKL tersebut sengaja diundang untuk menyajikan konsumsi kepada para tamu.

Kebijakannya tersebut diharapkan membawa dampak positif kepada para PKL dengan memberdayakan pelaku ekonomi lokal saat kegiatan Pemkab Sampang.

Baca juga  Hujan Deras, Puluhan Rumah di Bangkalan Terendam Banjir

“Kami memang sengaja ingin ada nuansa berbeda, para tamu bisa bebas memilih sendiri makanan yang mereka suka ke PKL yang sudah kita borong,” pungkasnya. (red)