tutup
Berita

Diduga Hardik Siswa, DPRD Bangkalan Soroti Oknum Guru SDN Kemayoran 1

×

Diduga Hardik Siswa, DPRD Bangkalan Soroti Oknum Guru SDN Kemayoran 1

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi D Dprd Bangkalan H. Subaidi.
Anggota Komisi D DPRD Bangkalan H. Subaidi.

BANGKALAN – Baru-baru ini viral perlakuan tidak mendidik terhadap siswa terjadi di lingkungan sekolah tepatnya di SDN 1 kemayoran Bangkalan, dimana salah satu siswa dihardik oleh gurunya karena tidak melaksanakan tugas yang ia berikan.

Anggota Komisi D DPRD Bangkalan H. Subaidi memberikan tanggapan terkait kejadian tersebut walaupun sudah ada himbaun dari Kementrian Pendidikan kepada seluruh guru supaya mendidik dengan santun dan mengayomi, namun hingga saat ini masih ada saja perlakuan pendidik yang tidak mendidik.

Img 20240409 Wa0073 Diduga Hardik Siswa, Dprd Bangkalan Soroti Oknum Guru Sdn Kemayoran 1

Menurutnya, sepatutnya dalam mendidik siswa, apalagi siswa SD seharusnya tidak dengan amarah.

“Siswa SD ini kan masih anak-anak. Kalau masih dalam masa pertumbuhan jangan dibiasakan memarahi, kalau sudah biasa dimarahi, bukan tidak mungkin psikisnya terserang,” ujarnya, Jumat (6/10/2023).

Para pendidik, khususnya ditingkat SD seharusnya bisa sesabar mungkin dan memberikan contoh yang baik dalam membentuk karakter dan moral siswa.

Sehingga, karakter dari siswa bisa menjadi pribadi yang baik ketika sudah beranjak dewasa.

“Terlepas dari siswanya yang bandel, guru juga tidak boleh marah-marah gitu aja apalagi itu masih anak-anak, kasian juga. Seharusnya bisa dikasih tau dengan cara yang lebih baik,” ucapnya.

“Bukan juga siswa harus dimanja, tapi jika siswanya bandel gunakanlah cara yang lebih baik biar siswa tidak takut dan trauma,” imbuhnya.

Oleh karena itu, pihaknya akan segara memanggil pihak SDN 1 Kemayoran dan guru yang menghardik siswa, yang mengakibatkan siswa menangis histeris.

Baca juga  KPU Sampang Lakukan Sosialisasi Pemilu 2019 Ke Penyandang Disabilitas

“Kami juga akan memanggil Dinas Pendidikan, khusunya yang membidangi SD. Tujuannya untuk mengklarifikasi keberan dari kejadian itu,” pungkasnya. (ang)