PAMEKASAN – Pancasila sebagai ideologi dasar bagi Negara Indonesia tidak bisa lepas dari konteks keislaman.

Hal itu disampaikan Hendri Masduki, pemateri dalam seminar kebangsaan yang digelar oleh Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Pamekasan di pendopo Wakil Bupati setempat dengan tema “Mengokohkan Pancasila dalam konteks ke-Islaman dan ke-Indonesiaan”, Minggu (14/10).

Hendri mengatakan, sebelum Pancasila lahir, Islam telah menyarankan dengan konsep Lakum Dinukum Waliyadin.

“Bagaimana kaum muslimin mengembangkan konsep toleransi, menghargai orang-orang yang berbeda keyakinan dengan kita, oleh sebab itu Pancasila tidak bisa lepas dari konteks ke Islaman,” ucapnya.

Hendri melanjutkan, karena itu output yang diharapkan dari seminar tersebut agar para pelajar Muhammadiyah, mampu menjiwai nilai-nilai Pancasila yang dikemas dengan khazanah kearifan keislaman mengingat Kabupaten Pamekasan sebagai Kabupaten Gerakan Pembangunan Masyarakat Islami (Gerbang Salam).

“Ada empat bidikan dari Gerbang Salam itu yakni membangun keluarga, lingkungan pendidikan, struktur pemerintahan dan sosial budaya yang Islami,” ucapnya. (Ip)

Berikan Komentar
0/5 (0 Reviews)
No more articles