SAMPANG – Ibarat sinetron, Kabupaten Sampang kayak ‘Tukang Bubur yang Belum Naik Haji’. Sinetron yang panjang dan lama banget, sampe bikin Gubernur Jawa Timur yang sekarang, Bude Khofifah Indar Parawansa baper.

Bude Khofifah pengen ngubah skenario sinetron Sampang jadi kayak ‘Tersanjung’. Buat kalian yang gak pernah tahu kedua sinetron itu karena lahir barusan, silahkan search di youtube gaess.

Bude Khofifah akan memulai mengintervensi Sampang dengan berusaha ningkatin IPM Sampang. Sumpah, kita yang kelihatan kece-kece dan gaya ini tinggal di Kabupaten yang IPM-nya paling jongkok se Jawa Timur. Kasian kita ya gaess..

“Biasanya IPM rendah, kemiskinannya tinggi. Ada kabupaten yang secara lokal bukan daerah yang kesejahteraannya rendah, tetapi ada di desa atau kecamatan tertentu. Seluruh program intervensinya harus secara komprehensif di titik yang sama,” ujar Khofifah di Surabaya, Senin, 10 Maret 2019.

Kata Bude, salah satu langkah yang bisa dilakukan yaitu melakukan pemetaan secara detail. Pemetaan tersebut diharapkan bisa menjadikan intervensinya lebih signifikan, lebih masif, lebih sistemik, dan lebih permanen. Pemetaan itu, lanjut Khofifah, seolah-olah menjadi GPS. Sehingga seluruh pihak yang melakukan intervensi akan memiliki referensi titik-titik yang perlu ditangani secara detail.

“Ini semua akan berseiring dengan yang sedang diprioritaskan di Jatim seperti meningkatkan IPM Jatim. Menurunkan kemiskinan di Jatim, dan menurunkan gini ratio di Jatim,” kata gubernur perempuan pertama  Jatim ini.

Khofifah juga berharap, signifikansi peningkatan IPM tersebut semakin terukur per tahunnya. Sehingga, pada akhirnya RPJMD yang disusun bisa tepat sasaran dalam upaya menurunkan kemiskinan, dan menaikkan IPM.

Ya kita berdoa aja ya gaess. Semoga Sampang cepet naik IPM-nya. Biar kita yang kece ini makin kece. Bisa bayangin gak kalo IPM Sampang bagus dan orang misqueen di Sampang makin sedikit?

Kalian gak akan bisa punya bayangan, kalo gak kena sinar matahari. Keluar gih jangan molor muluu. (ano)

Source: republika.co.id

Berikan Komentar
0/5 (0 Reviews)
No more articles