Kenapa Tahun Ini Acara Daul di Sampang Rame Banget  ??

101
Daul Combo Sampang
Pemisahan pagelaran Daul Combo dengan Daul Dug Dug bikin acara Festival Musik Tradisional di Sampang meriah. (Foto: taberita.com)

SAMPANG – Setelah keliling-keliling nembus keramean (karena emang rame banget), Taberita.com dapat info penting nih gaess. Yaitu, alasan kenapa acara Festival Musik Tradisional “Eksotika Pesisir” Daul Combo Senin malam 10 Juni 2019 itu rame banget.

Saking ramenya Bupati Sampang H. Slamet Junaidi dan Wakilnya H. Abdullah Hidayat gak mau ninggalin lokasi acara sampe bubar. Padahal, acaranya termasuk lama dan sampai hampir tengah malam pula gaess.

Ini faktanya kenapa acara Daul Combo itu rame bangeddds..

1. Daul Combo Dipisah dari Daul Dug Dug

Para penikmat musik daul bilang, sebelum-sebelumnya eksebisi Daul Combo dan Daul Combo dijadiin satu. Padahal kalo dicermati, meski sama-sama daul, corak musik keduanya beda. Daul Combo relatif selow musik dan lagunya, sementara Daul Dug Dug berirama cepat dan ngegass.

2. Grup Daul Combo Makin Pede

Di tahun-tahun sebelumnya Grup Daul Combo bisa dibilang kurang pede karena jalan bareng Grup Daul Dug Dug. Soalnya kalo pas jalan bareng bedanya kelihatan banget. Dan orang cenderung ngasih tepuk tangan buat grup Daul Dug Dug karena musiknya lebih keras dan ngebeat. Melihat kebiasaan itu, panitia akhirnya memisahkan keduanya dan itu bikin grup Daul Combo jadi pede performnya.

3. Dilombakan dengan Juri yang Kredibel

Taberita.com sebenernya punya dan tahu track record 4 orang yang dipakai panitia buat jadi juri festival. Kalo diceritain satu-satu gak muat entar gaess.. Tapi intinya grup-grup Daul Combo jadi bersemangat ikut festival karena faktor juri itu juga. Nah sebelum-sebelumnya gimana? Infonya sih cuma pawai, gak ada penilaian. Fyi, gara-gara dilombain, panitia ngaku sampai nolak-nolak peserta loh gaess..

Baca Juga :

4. Didukung Bupati dan Wabup Sampang Digelar 2 Hari

Jadi, Festival Musik Tradisional itu sama panitia dan Bupati-Wakil Bupati Sampang dijadiin semacam pesta rakyat. Baru sekarang di Madura ada acara musik tradisional sampe dua hari. “Capek itu pasti. Tapi Pak Bupati dan Wabup mendukung banget. Melihat peserta dan penonton yang rame kita jadi lupa sama capeknya,” kata Gunawan, salah satu panitia acara itu.

5. Menggaungkan Jingle “Sampang Hebat Bermartabat”

Panitia menjadikan jingle “Sampang Hebat Bermartabat” sebagai lagu wajib dengan durasi maksimal 3 menit. Semua perserta pun berkreasi membuat jingle itu. Menarik, karena setiap jingle dibawakan dengan semangat yang menular ke semua yang hadir di acara itu. Bukan cuma sekadar jingle harapannya bisa jadi semangat dan tujuan bersama ya gaess.. (ano)

Berikan Komentar
0/5 (0 Reviews)