tutup
ght="300">
Berita

Madura Berduka, Cicit Syaikhona Kholil Bangkalan Wafat

×

Madura Berduka, Cicit Syaikhona Kholil Bangkalan Wafat

Sebarkan artikel ini
Ribuan Petakziah Saat Mengantar Jenazah Ke Pemakaman. (Dok. Istimewa)
Ribuan petakziah saat mengantar jenazah ke pemakaman. (Dok. Istimewa)

BANGKALAN – Kiai sepuh yang merupakan Pengasuh Ponpes Nurul Kholil, Kelurahan Demangan, Bangkakan, Madura, Jawa Timur, KH Zubair Muntasor (Kyai Zubair) telah berpulang ke Rahmatullah sekitar pukul 10.00 WIB, Minggu (28/4/2024)

Cicit Syaikhona Moh Kholil (Mbah Kholil) akan dikebumikan di komplek pesarean keluarga, Desa Martajasah di jadwalkan pukul 15.00 WIB.

“Innalilllahi wa inna ilaihi rojiun, abah ampon wafat,  Seporah agih sedejenah, nyo’on sambung duwenah, (abah sudah wafat, mohon dimaafkan untuk semua, mohon sambung doanya),” ungkap KH Hasani bin Zubair di hadapan para peta’ziyah.

Ribuan petakziah baik di kediaman almarhum dan juga di komplek Masjid pasarean Syaikhona Moh Kholil Desa Martajasah terus berdatangan.

Jenazah almarhum sebelum menuju komplek pasaraen dari rumah duka di sholatkan terlebih dahulu di Masjid Agung Bangkalan yang tidak jauh dari Pondok Pesantren Nurul Kholil.

Kemudian jenazah dilanjutkan menuju ke komplek Pasarean Martajasah, sebelum di kebumikan kembali di sholatkan oleh ribuan jemaah di Masjid Syaikhona Moh Kholil.

Sekedar diketahui, Kyai Zubair adalah cicit dari Syaikhona Cholil, putra dari pasangan KH Muntashor (pendiri PP Nurul Cholil) dan Nyai Nazhifah binti KH Imron bin KH Muhammad Cholil atau yang dikenal Syaikhona Cholil Bangkalan. (ang)

Baca juga  5.428 Warga Sampang Telah Mengaktifkan Layanan Identitas Kependudukan Digital