tutup
Berita

Pemuda Sampang Berhasil Berinovasi Ciptakan Handtrakor Remote

×

Pemuda Sampang Berhasil Berinovasi Ciptakan Handtrakor Remote

Sebarkan artikel ini
Proses Pengoperasian Handtraktor Di Sawah.
Proses pengoperasian Handtraktor di sawah.

SAMPANG – Mahasiswa Politeknik Madura Sampang membuat inovasi baru untuk membajak sawah. Pemuda itu berasal dari Dusun Srapong, Desa Gulbung, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang.

Traktor pada umumnya di setir secara langsung oleh manusia. Namun dengan adanya inovasi baru itu sekarang tidak menggunakan bantuan manusia melainkan dikontrol dengan remot.

Img 20240213 Wa0002 Pemuda Sampang Berhasil Berinovasi Ciptakan Handtrakor Remote

Penggagas Handtraktor menggunakan remote, Safiuddin menunjukkan cara kerja handtraktor yang disetir menggunakan remot kontrol.

Diakuinya, proses perakitan mesin remote kontrol tersebut dilakukan selama satu bulan dan telah melakukan beberapa kali perbaikan.

Adapun biaya pembelian dan perangkaian mesin kontrol telah merogoh kocek 2.5 juta sampai 5 Juta Rupiah.

“Mesin kontrol tersebut kami mencoba dengan bahan seadanya dalam arti bahan bekas, seperti dinamo bekas mobil, mengingat bahan di toko onderdil pun masih jarang ditemukan, selebihnya saya pesan online,” ungkapnya.

Dirinya berharap mendapat dukungan dari pemerintah untuk bisa menyediakan mesin kontrol untuk memudahkan petani dalam membajak sawah.

Dalam hal inovasi TTG tersebut mendapat respon positif dari Pemerintah DPMD Provinsi Jawa Timur dengan turun ke lokasi secara langsung, diwakili, Ibu Neny (Kabid PKD DPMD Prov Jatim), Ibu Susan (Kasi PKD DPMD Prov Jatim) juga Prof. Teguh (Dosen Magister Agribisnis UPN Veteran Jatim) dengan didampingi kadis DPMD Kab.Sampang Camat Pangarengan, M.Lutfi Kordinator BPP Prayitno,serta Pj Kades Gulbung.

Kabid PKD DPMD Prov Jatim, Neny menyampaikan bahwa pihaknya hadir untuk melihat sejauh apa manfaat dari pada yang sudah diciptakan oleh anak desa yang nantinya pastinya berkembangnya juga untuk kebutuhan desa.

Baca juga  Pemungutan Suara Ulang Pilkada Sampang Tanpa Kampanye Paslon

“Ada nilai tambah yang bisa dimanfaatkan dari teknologi ini. Harapan kedepannya kami ingin desa ini berkembang dengan teknologi yang ada agar bisa dipergunakan untuk memajukan peningkatan ekonomi,” tegasnya.

Inovasi tersebut merupakan inovasi TTG, yang merupakan teknologi unggulan yang diharapkan kedepannya bisa ikut andil dan bisa dikirim di tingkat Nasional. (dim)