tutup
BeritaPolitik

Rekrutmen Anggota KPPS di Karang Penang Oloh Sampang Berpolemik, Diduga Terdapat Peserta Siluman Lolos

×

Rekrutmen Anggota KPPS di Karang Penang Oloh Sampang Berpolemik, Diduga Terdapat Peserta Siluman Lolos

Sebarkan artikel ini
Salah Satu Peserta Saat Mengamuk Di Sekretariat Pps Desa Karang Penang Oloh.
Salah satu peserta saat mengamuk di Sekretariat PPS Desa Karang Penang Oloh.

SAMPANG – Polemik rekrutmen Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara ( KPPS ) terjadi di Desa Karang Penang Oloh, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, Kamis (4/1/2024).

Polemik terjadi disebabkan adanya anggota KPPS siluman yang lolos, sehingga menyebabkan ketegangan antara peserta dengan PPS setempat.

Img 20240409 Wa0073 Rekrutmen Anggota Kpps Di Karang Penang Oloh Sampang Berpolemik, Diduga Terdapat Peserta Siluman Lolos

Para peserta yang sebelumnya telah dinyatakan lolos berdasarkan BA Pleno PPS Desa Karang Penang Oloh tiba-tiba tergeser oleh 44 nama siluman.

“Kami menduga adanya kejanggalan bahkan memanipulasi data, sehingga kami sangat kecewa,” ungkap M Diki Sugianto salah satu peserta seleksi KPPS.

Dirinya meminta penyelenggara pemilu baik PPS Karang Penang Oloh dan PPK Karang Penang serta KPU Sampang bersikap transparan dan adil.

” Kami disini selaku peserta calon Anggota KPPS, akan terus memonitoring terhadap data yang telah berubah dan tidak sesuai dengan hasil yang ada disini, kita yang sudah dinyatakan lulus kurang lebih dari 44 orang dirugikan oleh peserta siluman,” ungkapnya.

Anggota PPS Karang Penang Oloh Rifki Fatmala mengaku jika ada perbedaan 44 nama anggota KPPS terpilih yang tak sesuai dengan hasil berita acara pleno yang ditetapkan PPS.

Pihaknya mengaku akan melakukan kordinasi dan kajian bersama KPU Sampang melalui PPK Karang Penang.

Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Karang Penang Sudar menyatakan bahwa polemik tersebut telah dikaji bersama KPU Sampang.

” Kemarin kita dipanggil oleh KPU Sampang, mohon menunggu hasil pleno dan petunjuk lebih lanjut,” singkatnya. (red)

Baca juga  Warga Ketapang Kembali Jadi Korban Aksi Pembakaran Mobil Oleh OTK