tutup
Berita

Satpol PP Sampang Tegaskan Tak Ada Anggaran Kegiatan Offroad Bersumber Dari DBHCHT Tahun Ini

×

Satpol PP Sampang Tegaskan Tak Ada Anggaran Kegiatan Offroad Bersumber Dari DBHCHT Tahun Ini

Sebarkan artikel ini
Kantor Satpol Pp Kabupaten Sampang
Kantor Satpol PP Kabupaten Sampang

SAMPANG – Ramainya pemberitaan event Kerapan Sapi yang dianggarkan oleh Pemerintah Daerah menjadi atensi berbagai pihak.

Terlebih, ada beberapa pihak yang memframing seolah-olah Pemerintah Daerah lebih mementingkan ego daripada menggelar dan merawat pagelaran budaya kerapan sapi sebagai event Rutinan tahunan.

Img 20240409 Wa0073 Satpol Pp Sampang Tegaskan Tak Ada Anggaran Kegiatan Offroad Bersumber Dari Dbhcht Tahun Ini

Pasalnya, di tahun ini pagelaran Kerapan Sapi di Kabupaten Sampang tidak mendapatkan anggaran disebabkan adanya defisit anggaran sekitar 38 Miliar yang terjadi di kabupaten Sampang sehingga setiap masing-masing OPD harus mengalami refocusing saat awal tahun.

Akan tetapi dikutip dari salah satu media tersebut, bahwa tidak adanya anggaran kerapan sapi di tahun ini karena Pemkab Sampang diduga lebih mementingkan egonya sendiri sehingga lebih memilih kegiatan Offroad daripada Kerapan Sapi.

Saat dikonfirmasi, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sampang Suryanto mengatakan bahwa tidak ada anggaran Offroad di tahun ini yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCHT).

“Jadi alasan tidak dianggarkanKya penggelaran kerapan sapi mungkin karena adanya refocusing di setiap OPD, untuk Offroad sendiri di tahun ini tidak dianggarkan juga,” ucapnya.

Lebih lanjut pihaknya menjelaskan kembali jika untuk penggelaran Offroad dianggarkan tahun 2022 dengan diambilkan dari DBHCHT dengan bentuk sosialisasi Gempur Rokok Ilegal.

Sementara itu, Kepala Disporabudpar Sampang H. Marnilam mengaku jika pihaknya telah menganggarkan kegiatan Kerapan Sapi namun di awal tahun 2023 terkena recofusing.

Baca juga  Banyak Mengundurkan Diri, Peserta Gerak Jalan Bupati Sampang Cup Tak Penuhi Target

“Bukan tidak dianggarkan tapi di awal tahun kami kena recofusing karena adanya beberapa kebijakan,” singkatnya. (amr)