tutup
ght="300">
BeritaKriminal

Terungkap, Perempuan di Temukan Tewas di Alang-Alang Bangkalan Diduga Dibunuh Suami Sendiri

×

Terungkap, Perempuan di Temukan Tewas di Alang-Alang Bangkalan Diduga Dibunuh Suami Sendiri

Sebarkan artikel ini
Foto Korban Istimewa
Foto korban Istimewa

BANGKALAN, Polres Bangkalan berhasil ungkap pelaku dugaan pembunuhan terhadap perempuan berinisial PDL (35) warga Surabaya. PDL tewas yang ditemukan hangus terbakar di Desa Alang-alang, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan, Jumat (28/4/2023) lalu.

Kapolres Bangkalan, AKBP Wiwit Ari Wibisono mengungkapkan, korban diketahui ibu rumah tangga berinisial PDL diduga istri dari seorang aparat. Sebelum peristiwa berlangsung, pasangan suami istri tersebut sempat cekcok masalah keluarga.

“Korban warga asal Wonokromo, Surabaya. Ia ditemukan meninggal dengan 70 persen luka bakar di tubuhnya. Ada juga luka jerat tali atau kawat di lehernya dan juga penganiayaan di tubuhnya,” ungkap Wiwit, Rabu, (03/05/23) kemarin.

Lebih lanjut Wiwit menambahkan, pembunuhan tersebut bukan berlangsung di wilayah hukum Kabupaten Bangkalan.

“Diduga korban dianiaya dan dibunuh di luar Bangkalan dan Desa Alang-alang hanya sebagai lokasi pembuangan mayat,” terangnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, penemuan mayat perempuan tersebut juga viral di media sosial. Dalam video amatir terlihat sesosok mayat bertubuh gemuk masuk ke dalam parit sawah. Kondisinya hangus dari ujung rambut hingga kaki.

Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Bangkit Dananjaya membenarkan kejadian tersebut. Mayat perempuan itu ditemukan dalam kondisi hangus sekujur tubuh. “Ya, betul ada penemuan mayat. Jenis kelamin perempuan kondisinya hangus,” ujarnya.

Ia mengatakan, saat ini pihaknya masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap identitas korban. Ia juga masih belum mengetahui penyebab meninggalnya mayat perempuan itu. “Kami masih mendalami. Termasuk juga penyebabnya, kita sudah memintai keterangan beberapa saksi,” pungkasnya.(sam)

Baca juga  Pj Bupati Bangkalan Ajak Masyarakat Sukseskan Pekan Imunisasi Nasional Polio