SURABAYA – Sebanyak 25 aktivis lingkungan yang tergabung dalam Peduli Sungai Surabaya (PSS) berkumpul di Taman Prestasi, Minggu (21/10). Mereka bersama komunitas lain bersiap untuk membersihkan Kalimas Surabaya.

Kegiatan yang dipelopori PSS tersebut dilaksanakan untuk membangun kesadaran masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap pencemaran sungai. Di antaranya pencemaran limbah cair maupun sampah padat rumah tangga.

Sebelum turun ke Kalimas, Pelatih dasar atlet dayung Surabaya, Sugiyanto menjelaskan, kondisi air sungai sangat perlu diperhatikan. “Kalau sungai kotor jelas tidak bisa dipakai untuk latihan dayung. Dan kalau sungai kotor itu bisa bikin kulit atlet yang latihan gatal-gatal,” ungkapnya.

Sugiyanto mengaku sangat senang ada aktivis lingkungan yang punya perhatian pada sungai. Sebab, hingga saat ini sungai di Surabaya masih sangat rentan tercemar limbah cair maupun padat.

Para aktivis PSS dan relawan lain yang ikut kegiatan mulai turun ke sungai dengan dua perahu dan belasan atlet dayung pukul 09.00. Penyisiran sampah dilakukan dari Sungai Kalimas Taman Prestasi hingga Jl. Peneleh. Beragam sampah terutama plastik diambil dengan jaring.

Baca Juga :

IMG 20181021 WA0010

Di tengah sungai Ketua PSS, Winardi Litanto menyampaikan kegiatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kecintaan masyarakat pada lingkungan. “Kita lihat tadi ada petugas membersihkan sampah sungai, tapi setiap hari juga selalu ada sampah. Itu berarti kesadaran masyarakat yang harus ditingkatkan,” ujarnya.

Kegiatan ini, sambungnya, tidak mungkin sempurna. Namun diharapkan bisa ditiru oleh komunitas-komunitas kecil. “Semoga kegiatan ini bisa menggugah kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan, menjaga sungai dan tidak membuang sampai ke sungai,” tandasnya. (mad)

Berikan Komentar
No more articles