SUMENEP – Mantap betul alias mantul. Selain menarik bagi Bu Nurfitriana, Bupati Sumenep KH A. Busyro Karim juga menarik bagi investor. Buktinya, belionya itu bisa memasukkan investasi untuk Sumenep sampe 2,6 triliun rupiah.

Rincinya, nilai investasi di Kabupaten Sumenep tahun 2018 mencapai Rp2.657.792.420.000,00 atau Rp2,6 triliun. Jumlah itu ngalamin peningkatan sebesar 48,30 persen daripada nilai investasi pada 2017.

Investasi tahun 2017 sebesar Rp1.792.222.990.000,00 atau Rp1,7 triliun. “Sedangkan jumlah investor yang masuk pada tahun 2018 sebanyak 2.577 investor. Jika dibandingkan dengan tahun 2017, yaitu sebanyak 3.550 investor mengalami penurunan sekitar 27,41 persen,” kata Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, M.Si, saat membacakan LKPj akhir tahun 2018 di Gedung DPRD Sumenep, Jumat 8 Maret 2019.

Bupati Busyro juga menyampaikan, bahwa pembangunan dan pengembangan strategi promosi perdagangan perlu terus dilakukan. Di antaranya dengan perluasan jaringan pemasaran, memperlancar distribusi dan revitalisasi pasar daerah. Tujuannya supaya ada pwni gkatan ekonomi penyerapan tenaga. Di sisi lain juga untuk bikin iklim usaha yang kondusif bagi dunia usaha.

Untuk persentase pertumbuhan PDRB sektor perdagangan di Kabupaten Sumenep pada tahun 2018 sebesar 13,30 persen atau mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. “Kemudian jumlah revitalisasi Pasar Desa pada tahun 2018 sebanyak 8 unit dan persentase pasar tradisional sehat mencapai 80 persen,” terang Bupati Busyro.(ve)

Source: ig @kominfosumenep

Berikan Komentar
0/5 (0 Reviews)
No more articles