tutup
Olahraga

Diikuti 48 Sekolah se Madura, ESI Sampang Gelar Kualifikasi Garena Youth Championship

×

Diikuti 48 Sekolah se Madura, ESI Sampang Gelar Kualifikasi Garena Youth Championship

Sebarkan artikel ini
Penyerahan Penghargaan Kepada Tim Yang Meraih Juara.
Penyerahan penghargaan kepada tim yang meraih juara.

SAMPANG – Pengurus Kabupaten (Pengkab) E-Sport Indonesia (ESI) Sampang menggelar Scholl City Qualifier Garena Youth Championship Madura di SMAN 3 Sampang, Sabtu (12/8/2023).

Event tersebut digelar sebagai tindak lanjut Garena Youth Competition (GYC) 2023 yang telah mempercayai Kabupaten Sampang sebagai tuan rumah babak kualifikasi untuk wilayah Madura.

Img 20240409 Wa0073 Diikuti 48 Sekolah Se Madura, Esi Sampang Gelar Kualifikasi Garena Youth Championship

Panitia Garena Youth Championship Ali Bima menyampaikan bahwa event tersebut merupakan babak kualifikasi Garena Youth Championship untuk wilayah Madura.

“Alhamdulillah Kabupaten Sampang dipercaya menjadi tuan rumah untuk wilayah Madura dan berlangsung sukses,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai Ketua Harian ESI Sampang tersebut.

Menurutnya, ada sebanyak 48 team yang berpartisipasi dalam event tersebut dari berbagai sekolah tingkat SMP, SMA dan SMK di Pulau Madura.

“Dua tim terbaik lolos ke babak selanjutnya ke tingkat Jawa Timur mewakili Madura yakni SMKN 3 Pamekasan dan MAN 2 Pamekasan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua ESI Sampang Abdurrahman Wahid yang turut hadir dalam kesempatan tersebut menyambut baik dipilihnya Kabupaten Sampang sebagai tuan rumah digelarnya kualifikasi Garena Youth Competition (GYC) 2023.

Hal itu menjadi suntikan semangat untuk terus membina para atlet usia dini utamanya yang masih di kalangan SMP dan SMA sederajat.

“Di usia tersebut, atlet harus kita bina dan diarahkan ke hal yang positif ke arah prestasi sehingga karena masa depannya masih panjang,” ujarnya.

Baca juga  Quo Vadis Lomba Hias Kampung Desa Pulau Mandangin Sampang

Di akhir, pihaknya berharap para atlet E-Sport di Madura utamanya di Kabupaten Sampang dapat terus mengasah kemampuan, sehingga muncul bibit atlet nasional dari Pulau Garam. (red)