SAMPANG – Bupati Sampang H. Slamet Junaidi udah ngelakuin hal yang bener. Selasa, 12 Maret 2019, belio ngeluarin imbauan kepada semua bawahannya untuk meninggalkan aktivitas saat dengar adzan dan salat wajib berjamaah.

Yang gak bener itu kalian pren.. Yang baru mau salat berjamaah karena ada imbauan dari bupati. Padahal, imbauan seperti itu sudah ada sejak Rasulullah Muhammad Sallawwahualaihiwassalam belum wafat. Hadist tentang itu juga buanyak di google.

Kalian perlu tahu. Gunawan Zaman, Direktur Taberita.com di awal-awal menjabat’ juga bikin edaran kayak Bupati Sampang itu gaess.. Dan memang sih kondisinya di awal-awal, warga Taberita.com bangga, senang dan bahagia.

Tapi berjalannya waktu imbauan gitu bikin Pak Direktur susah sendiri. Bocah-bocah di Taberita.com ya gitu gaess. Banyak bekas anak punk, grunge, pengamen, penjual cangcimen dan temannya anak pondok pesantren. Apalagi cuma imbauan, aturan aja dianggap “ada untuk dilanggar”.

Awalnya, anak Taberita.com segera berhenti beraktivitas begitu dengar adzan dan menuju musala ato masjid. Itu dilakukan setiap waktu dhuhur dan ashar.

Belakangan, para kru hanya ke masjid ato musala kalo ada direktur doang. Kalo gak ada biasanya solat sendiri-sendiri. Kadang di kantor, kadang di rumahnya.

Lama-lama ngelunjak. “Loh ini pada ke mana semua?” tanya bos Taberita.com ketika datanh ke kantor jam 11 am. Ada OB yang jawab. “Sudah pada keluar bos. Nunggu adzan dhuhur trus solat.”

Gunawan hanya bisa istighfar atas kelakuan anak-anak buahnya itu. Tapi dia akhirnya esmossi karena anak buahnya keluar kantor dan gak balik-balik lagi. Alasannya, nungguin adzan ashar dan salat jamaah. Abis itu sekalian nunggu adzan magrib dan salat jamaah.

“Kurang aaajiiiar. Mereka nunggu adzannya di warung kopi !!” tutur Gunawan. (Misuh kok ditulis ‘tutur.. Ralat: Senggrangnya)

Atas ngelunjak-lunjaknya perilaku anak buahnya itu Gunawan akhirnya ngeluarin imbauan lagi berjudul ‘Beribadahlah karena Allah, bukan karena takut direktur’.

Di dalam imbauan itu dijelaskan beberapa hadist tentang ibadah. Juga pemberitahuan untuk tidak mengurangi jam kerja, nulis berita, ngedit dan melayani rakyat. “Kalo gak solat dosanya kalian tanggung sendiri-sendiri. Tapi kalo taberita.com bangkrut kan cuma saya yang nanggung,” katanya.

Nah, itu sekelumit informasi tentang keimanan kru taberita gaess. Semoga saja, imbauan Bupati Sampang tidak berakhir seperti  imbauan Direktur Taberita.com.

Ibadah Jangan jadi Alasan Turunnya Kinerja

Sehingga, pelayanan pada masyarakat, kinerja dan kedisiplinan kerja tidak terganggu dengan alasan ‘sibuk beribadah’. Kita dukung terus Bupati Sampang melahirkan pemerintahan yang profesional dan religius.

Semoga, abis itu keluar juga imbauan untuk gak buang sampah sembarangan. Imbauan senyum saat melayani rakyat. Imbauan gak maen game saat jam kerja. Imbauan mobil dinas gak dipake buat keperluan pribadi. Imbauan segera berpasangan.

Yang terakhir itu imbauan titipan dari Taberita.com Pak Bupati. Sapa tahu dengan imbauan itu para jomblo seperti saya bisa ketemu jomblo lain yang terdampak imbauan itu. Jomblo lain jenis loh gaess.. bukan hombreng. (ano)

Berikan Komentar
0/5 (0 Reviews)
No more articles